Penyakit Kusta

Pada zaman dahulu penyakit kusta adalah penyakit yang paling mengerikan, E. W.C. Masterman pernah menulis tentang penyakit kusta. Penyakit kusta ini nulai mungkin hanya dengan bintil-bintil kecil yang kemudian bernanah. Lalu nanah tersebut keluar, bulu mata rontok, mata membelalak-belalak, tali suara di kerongkongan pun bengkak, suara menjadi parau, serta nafas terengah-engah. Tangan dan kaki pun mulai berbintik dan bernanah. Bintik bernanah itu tumbuh terus tanpa pernah bisa kering. Lama-lama si penderita akan penuh dengan bintik-bintik yang agak besar.

Penyakit kusta yang demikian itu bisa berlangsung selama 9 tahun dan akan mengakibatkan kemunduran mental, bahkan pingsan tak sadar diri (atau coma) dan akhirnya si penderita bisa meninggal dunia.

Penyakit kusta bisa juga dimulai dengan hilangnya rasa pada bagian-bagian tubuh tertentu. Hal itu berarti sistem saraflah yang terkena, sehingga ada otot-otot yang melemah, namun ada juga urat otot yang mengencang sehingga jari-jari tangan mencengkeram terus menerus. Lalu muncullah bintul-bintul pada tangan dan kaki. Dan disusul oleh lepasnya jari-jari tangan dan kaki tersebut dan pada akhirnya mungkin tangan dan kaki itu sendiri ikut lepas.

Penyakit kusta macam ini bisa berlangsung selama 25-35 tahun. Keadaan itu memang sangat mengerikan, sebab si penderita seolah-olah dibunuh sedikit demi sedikit. Keadaan tubuh penderita penyakit kusta cukup menyedihkan. Dan ada hak lain yang menambah kesedihan itu. Penyakit kusta itu seirng dianggap sebagai orang yang sebenarnya sudah mati.

Penyakit kusta itu tidak menghinggapi kulit saja. Anggota-anggota tubuh yang lain menjadi lari dan tidak merasa sakit, dan tulang-tulang menjadi salah bentuk. Dengan demikian tidak disebut gejala-gejala yang terpenting dari penyakit kusta itu sendiri.

Pada 27 Januari 2006, sebuah harian berita media cetak Ibukota pernah memuat tulisan tentang jumlah penyakit kusta di Indonesia yang masih berjumlah sangat banyak. Jika disederhanakan, di antara 10.000 penduduk rata-rata terdapat tiga penderita kusta. Wilayah yang rentan terkena penyakit kusta umumnya berada di bagian timur Indonesia kecuali Nanggoroe Aceh Darussalam dan Jawa Timur yang berada di wilayah barat. Terhitung sejak tahun 2000 rata-rata per tahunnya tak kurang dari 15.000 penderita kusta baru terdeteki oleh petugas kesehatan. Dalam hal ini Jawa Timur merupakan wilayah dengan jumlah penyandang kusta terbanyak.

Faktor usia, jenis kelamin, ras, lingkungan serta rendahnya tingkat sosial ekonomi diduga memiliki korelasi yang erat terhadap berkembangnya penyakit kusta. Kehidupan ekonomi yang pas-pasan akan mengakibatkan kekurangan pangan, sandang dan papan yang meningkatkan kerentanan tubuh terhadap penyakit kusta.

Posted in Penyakit Kusta | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kusta Kulit

Penyakit Kusta Kulit – Kusta merupakan bagian dari penyakit kulit, yang telah lama telah terjadi. Bahkan ada yang menyatakan bahwa penyakt kusta kulit merupakan penyakit tertua di dunian. Penyakit kusta kulit bisa terjadi di karenakan infeksi oleh bakteri, sehingga jika bakteri menginfeksi kulit hingga saraf tubuh dapat menyebabkan penyakit kusta bisa terjadi. Penyakit kusta dapat menular, tetapi penularan nya tidak mudah sehingga tidak perlu khawatir.

Jika memiliki daya tahan tubuh yang kuat maka tidak akan mudah untuk terinfeksi bakteri yang akan menyebabkan penyakit kusta kulit. penyakit kusta bias menular di karenakan lendir atau cairan yang di keluarkan dari organ pernafasan seperti hidung ataupun mulut. tetapi penularan nya tidak akan langsung, tetapi jika terlalu sering kontak dan berkali kali kena maka baru akan menyebabkan penularan.

penyakit kusta

penyakit kusta

Gejala Penyakit Kusta Kulit

Jika telah terinfeksi bakteri, maka baru akan terkena penyakit kusta dan akan menimbulkan gejala gejala yang bisa terjadi seperti berikut :

  • Gejala pada penyakit kusta kulit akan menimbulkan mati rasa pada bagian kulit yang telah terinfeksi.misal nya bagian kulit kaki yang terinfeksi, maka jika terkena suatu benda yang dapat menyebabkan rasa sakit maka tidak akan terasa pada gejala penyakit kusta kulit.
  • Pembuluh darah pada bagian dalam kulit juga bisa berubah ketika gejala penyakit kusta telah terjadi, dan bagian yang paling umum untuk mengalami pembesaran pembuluh darah ada pada bagian siku tangan atau kaki di bagian dengkul.
  • Mimisan yang sering dialami dalam waktu yang berdekatan, bisa menjadi merupakan bagian dari gejala penyakit kusta kulit. bakteri juga dapat menginfeksi hidung, sehingga bisa menyebabkan mimisan seperti penyakit polip atau hidung tersumbat saat pilek.
  • gejala dari penyakit kusta kulit juga bisa berupa luka, atau bagian kulit yang akan kemerahan. Tetapi luka tersebut tidak akan memberikan rasa sakit apapun, hanya bentuk luka pada kulit saja.
  • jika kusta kulit semakin parah juga memiliki kemungkinan untuk mengganggu saraf atau sendi pada tubuh yang akan membuat penderita nya akan mengalami kelumpuhan, atau sulit untuk menggerakkan anggota tubuh nya.
  • jika penyakit kusta sudah bertahan dalam waktu yang lama, karena tidak melakukan pengobatan dengan baik. maka juga ada kemungkinan untuk menyebabkan bentuk wajah.

Penyebab Penyakit Kusta Kuli

Penyakit kusta kulit lebih banyak terjadi karena faktor penularan, sehingga ada beberapa penyebab penyakit kusta kulit yang dapat dengan mudah untuk di ketahui.

  • Lingkungan

Penyebab penyakit kusta kulit bisa di karenakan lingkungan yang akan mempengaruhi nya. karena banyak kasus penularan penyakit kusta, maka dari itu faktor lingkungan merupakan bagian dari penyebab terjadi penyakit kusta kulit. lingkungan yang kumuh, banyak sampah serta padat jumlah penduduk nya lebih besar kemungkinan untuk terjadi penularan kusta.

  • Daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh juga memiliki pengaruh untuk menjadi penyebab penyakit kusta kulit. dengan daya tahan tubuh yang lemah, dan tinggal di tempat yang kondisi kebersihan nya tidak terjaga dengan baik merupakan penyebab dari penyakit kusta kulit dengan cara penularan.

  • Usia

Usia yang sudah lanjut atau usia tua, memiliki resiko dan kemungkinan yang besar menderita penyakit kusta kulit. usia yang semakin tua selain dapat menurunkan kerja organ tubuh, juga akan menurunkan kualitas daya tahan tubuh, semakin tua akan semakin mudah untuk terserang infeksi bakteri penyakit kusta kulit.

Mencegah Penyakit Kusta Kulit

Karena penyakit kusta kulit memiliki kemungkinan untuk terkena oleh siapapun, maka dari itu melakukan pencegahan adalah cara terbaik yang dapat di lakukan. Pencegahan penyakit kusta bisa dengan selalu mengecek kondisi tubuh di rumah sakit, untuk mengetahui kondisi di dalam tubuh, apakah di dalam nya terdapat kuman lepra atau kusta. Jika ada maka pengobatan nya masih dapat dengan cepat dan mudah pada infeksi yang masih awal.

Selain itu juga bisa dengan menjaga kebersihan tempat tinggal ataupun kebersihan tubuh. mencegah dengan menjaga kebersihan juga dapat menghindari anda dari penyakit hepatitis A, dan juga kusta. Mandi dengan mengganti sabun biasa dengan sabun anti bakteri agar tubuh terlindungi dari dalam maupun luar. upaya untuk menjaga sistem kekebalan daya tahan tubuh juga dapat di lakukan agar tidak terkena penyakit kusta kulit dengan mudah. untuk menjaga kekebalan daya tahan tubuh, bisa melakukan olahraga, suntik vitamin, dan menjaga pola makan agar lebih baik. mengkonsumsi vitamin ataupun madu asli akan membuat daya tahan tubuh lebih kuat. Atau juga bisa dengan menggunakan jinten hitam yang setiap hari nya di konsumsi.

Pengobatan Penyakit Kusta Kulit

Untuk mengobati kusta kulit maka bisa di lakukan di rumah sakit, dan pengobatan akan bertujuan untuk mengatasi bakteri yang ada di dalam tubuh. jika ada saraf tubuh yang rusak maka juga akan di lakukan terapi untuk mengembalikan fungsi nya kembali normal. penyakit kusta kulit masih dapat di sembuhkan dengan tuntas, oleh sebab itu pemeriksaan yang masih awal adalah cara yang paling baik untuk mengatasi kusta kulit. kusta kulit akan di berikan obat yang akan di gunakan kurang lebih selama enam bulan untuk penyembuhan nya.

Posted in Penyakit Kusta | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Awal Penyakit Kusta

Gejala awal penyakit kusta – gejala awal penyakit kusta adalah beberapa tanda tanda atau ciri ciri yang bisa mendatangkan penyaki kusta ini. Kemudian ada juga cara mengobati penyakit ini dengan bahan yang alami, salah satunya bisa dengan menggunakan madu asli atau madu murni, yang bahan ini tidak menimbulkan efek samping dalam menggunakannya.

gejala

Atau juga bisa dengan menggunakan obat kusta yang diberikan pada resep dokter. Penyakit ini bisa disebabkan oleh kuman kuman yang menyerang pada bagian saluran pernapasan. Serta juga ada gejala awal penyakit kusta ini.

Gejala awal penyakit kusta 

Selai dengan pernyataan yang ada diatas, ada beberapa gejala awal penyakit kusta yang terdapat pada kulit tubuh atau badan. Dan berikut gejala awalnya adalah :

  • Akan menimbulkan kecacatan pada tubuh

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah akan menimbulkan kecacatan pada tubuh atau badan. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan denagn baik dan benar, agar terhindar dari kusta, yang pada dasarnya penyakit ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Bagian kulit akan menimbulkan bintik bintik merah

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah bagian kulit akan menimbulkan bintik bintik merah. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda. Yang pada dasarnya kusta ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Mengalami bercak warna putih dengan tiga bentuk

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah akan mengalami bercak warna putih dengan tiga bentuk. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebnersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda. Yang pada dasarnya penyakit ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Menyebarnya bercak warna putih dengan cepat

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah dengan menyebarnya bercak putih secara cepat. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar kusta ini tidak dapat terjadi pada diri Anda. Yang pada dasarnya penyakit ini bisa mendatangkan atau juga bisa menimbulkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Melebarnya bercak warna putih

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah melebarnya bercak warna putih dengan cepat. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda. Yang pada dasarnya penyakit ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Fungsi tubuh bekerja tidak normal

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah pada fungsi tubuh dalam bekerja tidak normal atau tidak sesuai. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar kusta ini tidak dapat terjadi pada diri Anda. Yang pada dasarnya penyakit ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani  dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Mengalami kerontokan pada alis rambut

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah akan mengalami kerontokan pada bagian alis rambut. Gejala inilah yang bisa memicu terajdinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar kusta ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami demam atau panas tinggi

Salah satu gejala awal penyakit kusta adalah akan mengalami demam atau panas tinggi. Gejala inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar kusta ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada dasarnya penyakit ini bisa menimbulkan atau bisa mendatangkan bahaya jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Posted in Penyakit Kusta | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Kusta

Gejala Penyakit Kusta – Penyakt kusta atau penyakit lepra adalah salah satu masalah kesehatan kulit yang dapat menyebabkan kecacatan tubuh. dan penyakit kusta juga selain dapat menyebabkan kecacatan tubuh juga dapat menyebabkan seseorang penderita mengalami mati rasa sehingga luka separah apapun tidak akan terasa. Dan penyakit ini dapat disebabkan oleh adanya bakteri mycobacterium leprae.

Dan kelompok yang akan beresiko tinggi dapat terkena kusta adalah kelompok orang yang tinggal di daerah endemik dengan suatu kondisi yang sangat buruk seperti pada tempat tidur yang tidak

memadai, air yang tidak bersih, asupan gizi yang sangat buruk, dan adanya penyertaan penyakit lainseperti HIV yang dapat bisa menekan sistem imun. Dan pria memiliki tingkat terkena kusta dua kali lebih tinggi dari pada wanita.

Dan ada beberapa macam tipe kusta yaitu tipe Pausi Bacillary atau dapat disebut juga dengan penyakit kusta yang kering adalah jika ada bercak keputihan seperti panu dan mati rasa atau kurang merasakan sesuatu, permukaan bercak kering dan kasar serta tidak berkeringat, dan tidak tumbuh rambut atau bulu bercak pada kulit antara 1-5 tempat. Dan hasil pemeriksaan bakteriologis negatif dan tipe kusta seperti ini tidak lah menular.

Sedangkan kusta tipe multi bacillary atau dapat disebut juga dengan jenis kusta basah dan cirinya adalah timbul bercak putih kemerahan yang dapat tersebar satu-satu atau merata diseluruh kulit badan, terjadi penebalan dan pembengkakan pada bercak, dan bercak pada kulit akan lebih dari 5 tempat, kerusakan banyak syaraf tepi dan hasil pemeriksaan bakteriolog positif. Tipepenyakit kusta ini bisa sangat mudah menular.

Gejala Penyakit Kusta

Gejala Penyakit Kusta

Penyebab Penyakit Kusta adalah sebagai berikut :

Penyebab Penyakit Kusta adalah adanya suatu kuman mycobacterium leprae, hal ini merupakan bakteri yang berbentuk batang dan tahan akan asam, dan bakteri ini sangat perlu sel inang untuk dapat berkembang biak, dan ukurannya lebar 0,3 hingga 1 mikrometer dan panjang hingga 8 mikrometer. Dan umumnya bakteri ini ditemukan pada manusia, binatang armadilo dan juga pada tempat-tempat tertentu saja seperti pada tumbuhan sphagnum moss. Dan kemudian bakteri ini akan memproduksi racun yang tidak diketahui dan juga dapat beradaptasi untuk menembus dan hidup di dalam sel darah putih manusia yang berfungsi dalam memakan kuman dan dapat juga akan hidup diluar tubuh manusia selama berbulan-bulan.

Dan adapula cara penularannya pun belum diketahui dengan pasti, tetapi paling tidak mungkin adalah penularannya dari udara pernapasan. Dan penularan juga dapat terjadi berhubungan dengan kemiskinan, tempat tinggal yang di pedesaan dan kepadatan penduduk. Namun kebanyakan orang secara alami kebal terhadap infeksi Penyakit kusta dan tidak menunjukan Gejala Penyakit Kusta setelah terinfeksi. Adapula bentuk kusta yang sangat parah (lepromatous leprosy) dan lebih sangat sering ditemukan pada pria dibandingkan dengan wanita dan jarang sekali ditemukan pada anak-anak.

Gejala Penyakit Kusta diantara nya adalah :

  • Gejala Penyakit Kusta yang pertama adalah adanya bercak kulit yang berbentuk seperti koin yang dimana pada tempat bercak tersebut hilang atau berkurangnya kemampuan kulit untuk merasakan sensasi sentuhan, nyeri, panas, atau dingin (mati rasa)
  • Akan merasa kehilangan kemampuan syaraf yang terkena infeksi untuk merasakan sensasi dikulit juga merupakan Gejala Penyakit Kusta.
  • Akan merasa lemas dan kelemahan otot.
  • Foot drop atau clowed hand ( tangan seperi mencakar) hal tersebut akan disebabkan nyeri akibat kerusakan syaraf yang cepat.
  • Adanya perubahan bentuk dari anggota gerak maupun struktur wajah akibat dari rusaknya syaraf.
  • Kulit pada wajah akan berubah dan akan menjadi tebal (pada jenis kusta lanjut)
  • Dan yang terakhir Gejala Penyakit Kusta akan mendapatkan luka yang umumnya pada tangan dan kaki.

Pengobatan Penyakit Kusta secara alami :

Dengan menggunakan umbi bidara, cara membuat : siapkan bahan umbi bidara upas ¾ jari, air matang 4 sendok makan, dan madu 2 sendok makan, cara penggunaan nya : umbi bidara upas ini dibersihkan terlebih dahulu, kemudian diparut, dan tambahkan air matang lalu peraslah dan kemudian saring. Air saringan ini ditambahkan dengan madu. Ramuan ini dipakai untuk cara mengobati penyakit kusta secara alami yang dibagi menjadi tiga bagian untuk kemudian diminum sebanyak 3 kali dalam sehari teratur. Ampas dari parutan umbi tersebut kemudian ditempel pada bagian yang sakit.

Posted in Penyakit Kusta | Tagged , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Penyakit Kulit Kusta

Penyakit kusta merupakan penyakit yang ditandai dengan gejala infeksi kronis yang terjadi pada jaringan saraf dan juga kulit. Penyebab penyakit kusta ini adalah karena Mycobacteriym leprae. Basil yang ditermukan dari penyakit kusta atau lepra ini mirip dengan basil pada penyakit tbc, berupa ulet yang banyak mengandung lilin yang sulit untuk di tembus oleh obat, dan ulet ini juga tahan akan asam dan pertumbuhannya juga agak lebih lama.

Penluaran dari penyakit kusta ini biasanya terjadi dalam bentuk lepra lepromatus pada saat masih berusia anak-anak dengan infeksi dari tetes disaluran pernapasan misalnya melalui batuk, ingus, dan juga bersin dan mereka yang melakukan kontak secara langsung juga bsia saja terserang penyakit kusta atau penyakit lepra.

Ciri-ciri penyakit kulit kusta ini ditandai dengan otot yang melemah dan tidak bisa merasakan panas atau dingin jika kulit yang terserang disentuh. Mati rasa ini biasanya dirasakan pada bagian anggota tubuh yang biasa diserang adalah tangan dan juga kaki. Bentuk dari warna luka yang biasanya lebih terang dari warna aslinya. Pada daerah yang diserang akan sulit untuk merasakan atau mengalami kepekaan jika disentuh, Luka yang bersifat lebih lama, dan mengalami kerusakan pada mata.

Jika ciri-ciri penyakit kulit kusta ini sudah menimbulkan dan menujukkan borok yang besar maka ada hal lain yang bisa dilakukan untuk emncegah terjadinya kerusakan pada tangan atau kaki yang diserang. Biasanya cacat yang disebabkan karena penyakit kusta ini bisa disebabkan karena penderita tidak bisa lagi melindungi tubuh mereka pada luka, oleh sebab itulah daya rasanya menghilang.

Cara mencegah ciri-ciri dari penyakit kulit kusta ini semakin memburuk adalah dengan melindungi tangan atau kaki yang bisa menimbulkan luka menjadi semakin parah. Di saat malam hari cobalah untuk melakukan pemeriksaan dengan sendiri secara teliti. Tindakan ini dilakukan untuk mencari luka-luka yang terjadi yang banyak disebabkan karena  terpotong, atau disebakan karena memar, atau juga yang lainnya.

Posted in Penyakit Kusta | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Kusta

Penyebab penyakit kusta disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium Leprae. Bakteri kusta ini pertama kali diperkenalkan oleh G. A. Hansen di tahun 1873. Bakteri kusta ini mengalami proses perkembang biakan dalam waktu sekitar 2-3 minggu, pertahanan bakteri ini dalam tubuh manusia mampu bertahan hingga 9 hari di luar tubuh manusia.

Bakteri kusta ini mampu bertahan dalam masa inkubasi sekitar 2-5 tahun bahkan lebih dari 5 tahun. Kusta merupakan penyakit kulit yang menular, mereka yang terkena penyakit kusta akan merasa minder dan tidak percaya diri, orang-orang disekeliling penderita kusta cenderung menjauhkan diri karena takut tertular penyakit kusta. Penyakit kusta bisa diobati yang hanya bersifat untuk menekan perkembang biakan bakteri kusta agar tidak menyebar ke bagian kulit lainnya.

Padahal penyakit kusta terbilang agak sulit untuk ditularkan dibandingkan dengan penyakit kusta sejenisnya seperti lepra yang disebabkan oleh bakteri yang sama. Namun jenis penyakit lepra yang mudah menular adalah leprematosa.

Ada 3 tingkat dalam penularan penyakit kusta itu sendiri, yakni :

1. Seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh yang tinggi terhadap bakteri kusta, maka orang tersebut akan lebih resisten terhadap bakteri kusta.

2. Seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah, lebih cenderung lebih mudah terinfeksi bakteri kusta dengan penderita kusta lainnya, namun penyakit kusta ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

3. Seseorang yang memiliki pertahanan tubuh yang sangat lemah, maka kemungkinan risiko lebih besar terhadap penularan kusta atau terkena infeksi bakteri kusta akan semakin besar. Jika orang yang terkena kusta melakukan kontak langsung dan dalam kurun waktu yang cukup lama sekitar 2-5 tahun akan membawa gen atau carrier pembawa bakteri kusta dan bila tidak segera diobati, maka orang tersebut akan menderita kusta yang cukup lama. Dan tentunya memiliki risiko tinggi untuk menularkan bakteri kusta kepada orang lain disekitarnya.

Penyakit kusta di Indonesia dari hasil penelitian diketahui ada sekitar 95% penduduk Indonesia memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit kusta. Dengan uraian 5 % orang yang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri kusta. Sebagai contoh 100 orang, 95 orang diantaranya terserang kusta, 3 orang sakit namun dapat sembuh dengan sendirinya dan 2 orang lainnya sakit atau terpapar bakteri kusta dan membutuhkan perawatan dan pengobatan.

Penyebab kusta yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae ini mudah terisolir atau menyebar melalui saluran lendir hidung, tanah bahkan udara. Untuk saat ini Indonesia ada dalam peringkat 3 dunia untuk penyandang kusta dengan jumlah penduduk Indonesia yang terkena kusta sekitar 17.723 dari total jumlah penduduk.

Posted in Penyakit Kusta | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kusta Menular atau Tidak

Selama ini, masyarakat mengenal kusta sebagai penyakit yang menjijikkan dan kutukan dari Tuhan. Jika ada orang yang terkena kusta, kita pasti berfikir bahwa orang tersebut dikutuk oleh Tuhan.

Kust atau lepra adlaah suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh kuman mycobacterium leprae. Serangan kuman yang berbentuk batang ini biasanya menyerang kulit, saraf, mata, selaput lendir hidung, otot, tulang dan buah zakar.

Penyakit kusta telah dikenal sejak lama. Catatan-catatan mengenai penyakti ini yang ditemukan di India, ditulis pada 600 sebelum Masehi. Namun, kuman penyebab kusta pertama kali baru ditemukan pada 1873 oleh Armauer Hansen di Norwegia.

Kusta merupakan penyakit lama sejak 300 SM. Kusta termasuk dalam penyakit kulit yang menular, jika seseorang telah terkena penyakit kusta sulit untuk diobati dan dikucilkan masyarakat karena dianggap penyakit yang sangat menjijikkan.

Sekitar 95% penduduk Indonesia dahulu terpapar dengan penyakit kusta. Hanya sebagian kecil saja mereka yang bisa sembuh dari penyakit kusta karena ia memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup baik dan sekitar 2% lainnya disembuhkan dengan obat ketika kusta sudah diketahui sejak dini.

Kusta sudah menjadi penyakit yang cukup lama ada di dunia ini. Banyak terjangkiti oleh penduduk di India, Cina, dan Afrika serta Indonesia. Pada tahun 2010 sudah tercatat ada sekitar 17.012 kasus kusta baru. Kusta muncuk disebabkan oleh Mycobacterium Leprae. Jenis bakteri ini mudah menyebar melalui udara, tanah, selaput lendir hidung dan saraf kulit.

Penyait kusta akan semakin menampakkan dirinya ketika penderita kusta keluar di waktu siang hari dengan terik matahari yang sangat menyenggat dan pada saat itulah bakteri berkembang biak dan menyebar ke bagian lesi kulit yang lain.

Masa inkubasi dari penyakit kusta ini cukup lama bahkan hingga bertahun-tahun. Masa inkubasi pada penyakit kusta ini bisa berlangsung hingga 30 tahun. Penyakit kusta yang mudah dikenali dengan menunjukkan gejala atau tanda seperti :

1. Adanya bercak atau noda tipis seperti layaknya panu yang ada di bagian-bagian kulit tubuh tertentu yang terpapar oleh kuman dan bakteti leprae.

2. Bercak atau noda putih kemudian berubah warna menjadi kemerahan dan semakin melebar dan menyebar banyak ke bagian kulit yang lain.

3. Jika tumbuh di bagian wajah terutama dahi dan alis mata. Bulu-bulu halus di sekitar mata sepeti bulu mata dan bulu alis akan rontok karena digerogoti oleh kuman atau bakteri leprae.

4. Terasa baal (mati rasa) jika kusta mulai menyerang bagian tangan, kaki dan bagian tubuh yang lain.

Sampai saat ini pengobatan kusta hanya mengandalkan pemberia antibiotik sejenis rifampisin, klofazimin dan dapson yang menuai pada efek samping seperti kerusakan hati, demam dan infeksi luka.

Posted in Penyakit Kusta | Tagged , , , , , | Leave a comment