Penyakit Kusta Menular atau Tidak

Selama ini, masyarakat mengenal kusta sebagai penyakit yang menjijikkan dan kutukan dari Tuhan. Jika ada orang yang terkena kusta, kita pasti berfikir bahwa orang tersebut dikutuk oleh Tuhan.

Kust atau lepra adlaah suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh kuman mycobacterium leprae. Serangan kuman yang berbentuk batang ini biasanya menyerang kulit, saraf, mata, selaput lendir hidung, otot, tulang dan buah zakar.

Penyakit kusta telah dikenal sejak lama. Catatan-catatan mengenai penyakti ini yang ditemukan di India, ditulis pada 600 sebelum Masehi. Namun, kuman penyebab kusta pertama kali baru ditemukan pada 1873 oleh Armauer Hansen di Norwegia.

Kusta merupakan penyakit lama sejak 300 SM. Kusta termasuk dalam penyakit kulit yang menular, jika seseorang telah terkena penyakit kusta sulit untuk diobati dan dikucilkan masyarakat karena dianggap penyakit yang sangat menjijikkan.

Sekitar 95% penduduk Indonesia dahulu terpapar dengan penyakit kusta. Hanya sebagian kecil saja mereka yang bisa sembuh dari penyakit kusta karena ia memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup baik dan sekitar 2% lainnya disembuhkan dengan obat ketika kusta sudah diketahui sejak dini.

Kusta sudah menjadi penyakit yang cukup lama ada di dunia ini. Banyak terjangkiti oleh penduduk di India, Cina, dan Afrika serta Indonesia. Pada tahun 2010 sudah tercatat ada sekitar 17.012 kasus kusta baru. Kusta muncuk disebabkan oleh Mycobacterium Leprae. Jenis bakteri ini mudah menyebar melalui udara, tanah, selaput lendir hidung dan saraf kulit.

Penyait kusta akan semakin menampakkan dirinya ketika penderita kusta keluar di waktu siang hari dengan terik matahari yang sangat menyenggat dan pada saat itulah bakteri berkembang biak dan menyebar ke bagian lesi kulit yang lain.

Masa inkubasi dari penyakit kusta ini cukup lama bahkan hingga bertahun-tahun. Masa inkubasi pada penyakit kusta ini bisa berlangsung hingga 30 tahun. Penyakit kusta yang mudah dikenali dengan menunjukkan gejala atau tanda seperti :

1. Adanya bercak atau noda tipis seperti layaknya panu yang ada di bagian-bagian kulit tubuh tertentu yang terpapar oleh kuman dan bakteti leprae.

2. Bercak atau noda putih kemudian berubah warna menjadi kemerahan dan semakin melebar dan menyebar banyak ke bagian kulit yang lain.

3. Jika tumbuh di bagian wajah terutama dahi dan alis mata. Bulu-bulu halus di sekitar mata sepeti bulu mata dan bulu alis akan rontok karena digerogoti oleh kuman atau bakteri leprae.

4. Terasa baal (mati rasa) jika kusta mulai menyerang bagian tangan, kaki dan bagian tubuh yang lain.

Sampai saat ini pengobatan kusta hanya mengandalkan pemberia antibiotik sejenis rifampisin, klofazimin dan dapson yang menuai pada efek samping seperti kerusakan hati, demam dan infeksi luka.


>>> Obat Kusta Herbal dan Tradisional Super Green Plus G2 untuk Pengobatan Penyakit Kusta, Klik Detail Disini!


This entry was posted in Penyakit Kusta and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *