Penyebab Penyakit Kusta

Penyebab penyakit kusta disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium Leprae. Bakteri kusta ini pertama kali diperkenalkan oleh G. A. Hansen di tahun 1873. Bakteri kusta ini mengalami proses perkembang biakan dalam waktu sekitar 2-3 minggu, pertahanan bakteri ini dalam tubuh manusia mampu bertahan hingga 9 hari di luar tubuh manusia.

Bakteri kusta ini mampu bertahan dalam masa inkubasi sekitar 2-5 tahun bahkan lebih dari 5 tahun. Kusta merupakan penyakit kulit yang menular, mereka yang terkena penyakit kusta akan merasa minder dan tidak percaya diri, orang-orang disekeliling penderita kusta cenderung menjauhkan diri karena takut tertular penyakit kusta. Penyakit kusta bisa diobati yang hanya bersifat untuk menekan perkembang biakan bakteri kusta agar tidak menyebar ke bagian kulit lainnya.

Padahal penyakit kusta terbilang agak sulit untuk ditularkan dibandingkan dengan penyakit kusta sejenisnya seperti lepra yang disebabkan oleh bakteri yang sama. Namun jenis penyakit lepra yang mudah menular adalah leprematosa.

Ada 3 tingkat dalam penularan penyakit kusta itu sendiri, yakni :

1. Seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh yang tinggi terhadap bakteri kusta, maka orang tersebut akan lebih resisten terhadap bakteri kusta.

2. Seseorang yang memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah, lebih cenderung lebih mudah terinfeksi bakteri kusta dengan penderita kusta lainnya, namun penyakit kusta ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

3. Seseorang yang memiliki pertahanan tubuh yang sangat lemah, maka kemungkinan risiko lebih besar terhadap penularan kusta atau terkena infeksi bakteri kusta akan semakin besar. Jika orang yang terkena kusta melakukan kontak langsung dan dalam kurun waktu yang cukup lama sekitar 2-5 tahun akan membawa gen atau carrier pembawa bakteri kusta dan bila tidak segera diobati, maka orang tersebut akan menderita kusta yang cukup lama. Dan tentunya memiliki risiko tinggi untuk menularkan bakteri kusta kepada orang lain disekitarnya.

Penyakit kusta di Indonesia dari hasil penelitian diketahui ada sekitar 95% penduduk Indonesia memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit kusta. Dengan uraian 5 % orang yang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri kusta. Sebagai contoh 100 orang, 95 orang diantaranya terserang kusta, 3 orang sakit namun dapat sembuh dengan sendirinya dan 2 orang lainnya sakit atau terpapar bakteri kusta dan membutuhkan perawatan dan pengobatan.

Penyebab kusta yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae ini mudah terisolir atau menyebar melalui saluran lendir hidung, tanah bahkan udara. Untuk saat ini Indonesia ada dalam peringkat 3 dunia untuk penyandang kusta dengan jumlah penduduk Indonesia yang terkena kusta sekitar 17.723 dari total jumlah penduduk.


>>> Obat Kusta Herbal dan Tradisional Super Green Plus G2 untuk Pengobatan Penyakit Kusta, Klik Detail Disini!


This entry was posted in Penyakit Kusta and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>